ekpurosis

Icon

Fellowship of The Ring

Kepada saudaraku PPS

Salam,

Tampaknya menulis menjadi aktivitas yang mencerahkan lagi, walaupun lebih sulit rasanya dibandingkan merunut virus di dalam sistim. Saya merasa lumayan cerah dan nyaman karena rasanya agak manusiawi lagi setelah bertahun-tahun hanya dapat berpikir tentang 0 dan 1. puji tuhan, saya telah merasa bahwa ini adalah jalan saya saat ini. Ya saat ini, karena saya tidak tahu kemana lagi ia akan membawa saya setelah ini….

Yang menjadi kendala bagi saya adalah adanya perasaan tidak peduli terhadap hari esok. Saya tidak peduli besok mau jadi apa atau mau bagaimana, dalam arti yang amat “serius”. Apakah engkau demikian pula ? sebagai manusia “normal” hal ini benar-benar mengganggu. Orang lain punya perhitungan dan rencana, kenapa saya tidak ? demikianlah…

Namah sarvajnaya

Filed under: daily life

Smoker Manifesto

Merokok itu baik untuk anda, saya dan kita.

Setelah beberapa kali mengurungkan niat untuk menulis tentang rokok, akhirnya sampailah juga saya pada hari ini, dimana saya akan menentang dengan keras setiap larangan tentang merokok, dan rokok (menurut survei) benar-benar kegiatan yang menyehatkan.

Merokok mengganggu kesehatan ?

Pernyataan ini salah total. Merokok justru mengurangi resiko stress, umur pendek dan depresi. Menurut penelitian merokok dapat mengurangi atau bahkan menghilangkan kadar stress seseorang. Menurut fakta-fakta sejarah, merokok justru membuat orang lebih kreatif, lebih tanggap, dan lebih santai dalam menghadapi permasalahan hidup. Bangsa Indian misalnya, indian terkenal sebagai perokok berat, namun beberapa pertumpahan darah dan peperangan justru terhindar dengan adanya penggunaan rokok di zaman itu, yaitu upacara pipa perdamaian, dimana dua kepala suku berkumpul merokok bersama-sama dengan bergantian pipa tembakau untuk membatalkan peperangan di antara suku mereka. Bayangkan, hanya dengan merokok joinan maka pertumpahan darah yang dahsyat dalam perang antar suku bisa dihindari. Tentunya para kepala suku itu lebih memilih untuk tidak sehat karena merokok (apabila merokok itu benar tidak sehat) daripada melihat suku mereka mati dan terluka dalam pertempuran.

 

Fakta yang lainnya; para tahanan yang akan menjalani hukuman mati lebih banyak yang memilih untuk merokok sebagai permintaan terakhir mereka sebelum mati daripada makan. Seolah-olah dengan merokok mereka akan mendapatkan kekuatan dan kenikmatan terakhir sebelum dijemput maut. Belum pernah ada berita bahwa tahanan yang akan ditembak mati minta minuman suplemen atau minuman botol bersoda. Yang mereka minta adalah : rokok.

 

Merokok memperpendek umur ? tidak juga. Fakta membuktikan bahwa para pemimpin dunia yang berumur panjang hingga di atas 80 tahun justru adalah perokok berat. Mao Tze Tung dan Daeng Xiao Ping contohnya, dua pemimpin besar China ini adalah perokok berat. Coba search di google.com berapa umur mereka saat meninggal. Kemudian tidak hanya China, Amerika pun punya perokok berat dengan pipa tembakaunya yang khas : Jendral Mc Arthur, yang dengan legendaris memimpin kemenangan pasukan sekutu pada PD II di Jepang. Coba tanya google.com berapa umurnya. Anda akan kagum.

Merokok membantu pemerintah dalam meningkatkan devisa negara. Kedengarannya klise. Namun hal ini nyata benar; coba anda hitung :

Dalam sehari saya merokok sebanyak 2 pack x @Rp. 7.000,-. Dengan demikian maka saya menyumbang pajak sebesar 40% dari Rp. 14.000,- yaitu Rp. 5.600,- per harinya. Dalam sebulan saya menyumbang pajak sebesar Rp. 168.000,- kepada pemerintah. Dan dalam satu tahun saya menyumbang pajak Rp. 2.016.000. bayangkan ! apabila dalam satu komplek RT saya ada 20 perokok saja, maka RT saya dalam satu tahun menyumbang pajak sebesar Rp. 40.320.000,- . dan apabila dalam kelurahan saya ada 10 RT maka jumlah pajak total yang disumbangkan untuk pembangunan negara ini oleh kelurahan saya dalam satu tahun adalah : Rp. 403.200.000,- !! bayangkan, itu baru satu kelurahan, belum satu kecamatan apalagi kabupaten… dengan dana tersebut pemerintah bisa menyelenggarakan pembangunan jalan, pengaspalan, subsidi beras murah, obat-obat murah dan dana-dana bantuan lainnya yang bisa anda nikmati sekarang. Karena itu, tolong, jangan bilang merokok tidak ada manfaatnya.

Filed under: daily life

Jalan Keempat (4th Way)

Interpretasi Praktis Ajaran PD Ouspensky Tentang Psikologi Kesadaran Manusia

Ouspensky adalah salah satu pelopor dari aliran baru psikologi kesadaran kontroversial yang dia namakan Jalan Keempat. Beberapa ahli Psikologi menggolongkan ajaran Ouspensky sebagai sebuah ajaran mistik yang dirasionalisasikan. Sementara yang lain menganggapnya sebagai penerus model pemikiran psikologi baru. Namun yang jelas, ajarannya tidak pernah populer, karena selain sulit diterima oleh orang banyak dikarenakan oleh beberapa hal, ajarannya juga “berlawanan dengan kebiasaan dunia” seperti yang diungkapkan oleh Ouspensky sendiri dalam 4th Way.

Walaupun ajarannya tidak begitu populer, namun selalu ada ‘sekolah’ atau perkumpulan yang mempelajari ajaran Ouspensky di setiap negara di setiap masa. Hal ini sesuai dengan perkataan Ouspensky bahwa akan selalu ada penerus, walaupun mungkin ia gagal untuk meneruskan ajarannya pada orang lain. Apabila dicari dengan search engine, kata “Ouspensky” akan didapat hasil situs pengikutnya yang tersebar luas di beberapa negara, bahkan hingga ke negara-negara kepulauan kecil yang jarang penduduknya.

Ajaran Ouspensky selalu bersifat praktis dan mendunia. Tidak akan ditemukan kata-kata iman, Tuhan dan sejenisnya dalam 4th Way, walaupun dalam beberapa referensi Ouspensky mengacu pula pada kutipan-kutipan kecil dalam Kitab Perjanjian Baru untuk menguatkan teori-teorinya. Namun seluruh tema dalam ajarannya adalah Psikologi, yang dia sebut sebagai “psikologi yang sesungguhnya”.

4th Way mengacu pada beberapa term yang spesial dan khas, seperti; Diri, Identifikasi, Mengingat diri, Pusat Magnetik dan sebagainya, dimana kata-kata tersebut memegang peranan amat penting dalam sistim psikologi Ouspensky. Mencoba memahami ajaran Ouspensky berarti mencoba memahami diri kita sendiri, di pandang dari sudut yang sama sekali baru. Ajarannya sulit untuk dijalankan secara praktis, namun apabila berhasil, hasilnya; mengagumkan. Selamat mengingat-ingat diri sendiri!

Aku yang banyak

4th Way mengajarkan bahwa dalam diri manusia tidak ada “aku” yang tunggal, atau aku yang tetap. Sesuatu yang kita anggap sebagai “aku” kita, sebenarnya hanyalah salah satu dari aku-aku yang lain yang jumlahnya tak terhitung. Pada setiap saat, yang muncul hanyalah salah satu ‘aku’ saja, dan disaat yang lain, yang muncul adalah aku yang lain lagi. Ouspensky mengatakan ‘saat kita merasa memiliki satu aku, sebenarnya yang terjadi adalah pikiran atau perasaan kita tengah dikuasai oleh ‘aku’ tersebut, yang muncul secara temporer pada saat itu. Tujuan ajaran Ouspensky adalah untuk membentuk ‘Aku’ yang tunggal pada diri kita. Aku yang tunggal itu merupakan ‘penguasa’ dari aku-aku kecil yang lainnya. Apabila selama ini hidup kita dikuasai oleh aku-aku yang kecil itu, maka dengan terbentuknya Aku yang tunggal maka seluruh diri kita, aku-aku kita, menjadi terkontrol oleh Aku besar yang terbentuk baru tersebut. Mengapa disebut sebagai aku yang baru terbentuk ? karena pada dasarnya, tidak ada manusia yang dilahirkan dengan sudah memiliki Aku tunggal tersebut. Aku yang tunggal adalah hasil dari pembelajaran dan pelaksanaan 4th Way. Aku tersebut merupakan hasil dari perjuangan yang berkesinambungan dalam melaksanakan pengontrolan diri (aku-aku yang banyak).

Aku yang banyak merupakan bentuk manifestasi dari pusat-pusat yang terdapat pada diri manusia, yaitu :

1. Pusat Intelek
2. Pusat Emosi
3. Pusat Gerakan
4. Pusat Insting

Masing-masing pusat memiliki andil atas pembentukan aku yang banyak. Sebagai contoh; aku merasa tidak suka, adalah bentukan dari pusat emosi. Sedangkan aku berpikir tentang sesuatu hal, adalah merupakan bentukan dari pusat intelek. Saat kita makan, itu merupakan manifestasi pusat gerakan. Dan saat merasakan panas dan dingin, itu adalah bentukan dari pusat insting.

Apabila Aku yang tunggal sudah bisa terbentuk atau tercapai, maka manusia akan mudah mencapai suatu kondisi yang dinamakan kondisi “sadar”. Kondisi ‘sadar’ tersebut dinamakan sebagai kondisi ‘terjaga’ dari tidur. Dan memang Ouspensky menyebutkan bahwa kondisi kita pada saat ini adalah kondisi ‘tidur’.

Filed under: daily life

Ada apa dengan Praetorian ?

Pertama kali (th 2005) memainkan game Praetorians (www.eidosinteractive.com) memang luar biasa sulitnya. Mengatur pasukan legiun romawi (Legionaire Cohort) jaman kuno (56-70 bc) memang bukan pekerjaan yang mudah. Saya membayangkan kalo seandainya saya berkesempatan untuk hidup di zaman itu, pastilah saya sudah mendaftar jadi legiun romawi . Tampaknya menyenangkan sekali sehari-hari kerjaan saya cuma berperang dan membunuh orang saja (sic!)

Pada waktu itu saya tidak terlalu memperhatikan praetorian itu apa, terutama pada level-level awal dimana pasukan saya hanya baru sampai pada tahap rekruitmen pasukan legion saja. Namun pada level-level yang lebih tinggi ternyata muncul rekruitmen bagi pasukan Praetorian. Saya sempat berpikir juga apa sih istimewanya mereka wong kayaknya mirip pasukan legiun romawi biasa ? namun kenyataan mengatakan lain. Dengan hadirnya pasukan praetorian (Praetorian Cohort) ternyata berbagai pertempuran jadi lebih mudah saya menangkan. Saya memperhatikan apabila pasukan legiun biasa bertarung melawan ksatria berkuda barbar (Barbarian Noble Knight) pasti akan kocar kacir dan kalah, maka sebaliknya praetorian justru akan membantai pada penunggang kuda tersebut dengan entengnya. Benar-benar luar biasa. Dengan bantuan dari praetorian inilah saya berhasil menyelesaikan level terakhir dengan selamat hingga masih hidup saat ini. Namun hanya itu. Saat itu saya tidak berpikir utnuk mengetahui siapakah praetorian itu lebih lanjut.

Kisah berlanjut dengan dipinjaminya saya game Rome:Total War (www.totalwar.com) oleh teman. Ternyata pasukan praetorian hadir lagi disana dengan kedahsyatan yang sama. Dengan bantuan mereka pula saya berhasil menyelesaikan misi untuk menjadi penguasa tunggal roma hingga saat ini (ref=stormlord— Where My Spirit Forever Shall Be). Hingga akhirnya sya pun bertanya-tanya, siapakah pasukan praetorian itu sebenarnya ? dan hunting pun dimulai (www.google.com).

Berdasarkan artikel-artikel yang berhasil saya peroleh, praetorian memang pasukan yang luar biasa. Mereka adalah pasukan yang dibentuk langsung oleh kaisar roma untuk melindungi kota roma dan pejabat-pejabatnya termasuk kaisar sendiri. Bila dicari padanannya dengan pasukan militer pada jaman ini mereka tidak ada tandingannya. Mereke adalah polisi + angkatan darat + angkatan laut + pasukan komando + dll. Praetorian mampu beradaptasi di segala macam bentuk pertempuran maupun pertarungan. Mereka adalah jack of all trade sekaligus master of war. Well, demikanlah..

Untuk merefreshkan pikiran, marilah kita simak lirik lagu yang pasti relevan ini….. hail all praetorian guard!!

Where My Spirit Forever Shall Be — by StormLord (cari di google dik..)

Roma I Hail your timeless glory
overwhelming’s your might
(no) mortal man stood against you
the whole world beheld in awe
of all times the greatest empire
has risen, never to fall
not a war that couldn’t be won
for each enemy was slain
Ram the crosses so they all can see
open wide the Colosseum’s gates

“When the light of blade, enlight the shades
storm of blazes, shine bright on fighting date
spirits of war I call, enlight the shades
spirits of war I call, prepare for mighty war”

In my heart the memory still lives
unforgotten’s your past
your splendor far brighter than the sun
your beauty amazes me as I stare
the gods still watching over you
from a majestic sky
among your eternal walls
is where my spirit has to be
Forever Roma to you I belong

Ciao…..
[DisKonekted][Used to be Mussolini Fans]

Filed under: Spanish Fly

Runaway or Die

Melarikan diri adalah sifat dasar manusia yang manusiawi sekali. Siapa yang ingin menghadapi bahaya atau masalah apabila ia masih bisa menghindar ? bila kita dihadapkan pada dua pilihan yang sama-sama sulit sudah pasti kita akan memilih yang termudah diantaranya. Itulah yang disebut akal sehat. Benarkah demikian ?

Namun menurut saya tidak demikian adanya. Kita –manusia manusia normal- harus memilih yang tersulit diantara dua pilihan yang sama-sama sulit. Itulah kekuatan kita, kehendak kita, our will. Apabila kita hanya memilih yang mudah-mudah saja maka keberadaan kita kian hari akan kian menumpul. Kebernilaian kita dibuat oleh diri kita sendiri; siapa yang berani maju menghadapi resiko terbesar, dialah yang paling eksis. Memang dari sudut pandang manusia pintar hal ini sangat konyol. Namun bukankah ‘apa yang tidak bisa membunuhmu akan membuat dirimu semakin kuat’?. Well that’s it!

Dalam hidup ini kita selalu dihadapkan pada berbagai pilihan-pilihan yang kadang mudah dan kadang sulit. Pilihlah pilihan yang tersulit. Belajarlah untuk menjadi kuat. Apabila kita melakukannya, takkan ada lagi kekecewaan. Setiap hari adalah proses untuk menjadi semakin kuat dan kuat. Janganlah cari selamat, tapi carilah kekuatan. Demikianlah.

Filed under: Morbid Mind