di jalan kiri

seandainya hari esok benar-benar ada
pasti aku akan bertemu lagi denganmu
namun duniaku adalah keterpendaman
yang selamanya takkan pernah tersampaikan
dalam alur gelapnya yang hampa
yang lestari hanya pijakan dan pijakan
yang saat demi saat, selalu runtuh
ditelan gelombang kegelapan

This entry was posted by Arif Susilo.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: