Salam Terakhir

 : masih buat kakakku tercinta

Aku belum pernah menyaksikan orang mati
Hingga setelah malam ini
Waktu tlah berhenti untuk-Mu
Tak tersisa sedetik pun
Bahkan untukmu berpaling sejenak
Sekedar menyampaikan salam terakhir
Kali ini,,
Selamanya berarti “selamanya”
jasad usang beterbangan jadi debu
berdoa seikhlas hati
“dari tanah kembali ke tanah”

Benarkah? Aku hidup di dalam mati? 

This entry was posted by rumaisa.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: