Hujan Jangan Datang

Aku cinta hujan.

Aku berkali-kali jatuh cinta pada hujan.

Pada mendungnya. Petirnya. Kilatnya. Terutama desau angin penyertanya. Banjirnya? Ya, bahkan pada resiko banjir sesudah hujan berkepanjangan. Hingga detik menulis  ini aku belum pernah gagal mengulik kesenangan dari banjir.

Tetapi kali ini aku sedang tak ingin ada hujan meski di hati cinta tak pernah berhenti untuknya. Kemarau… Kemarau… Begitu aku seru berulang-ulang. Namun kembali hujan datang. Memaksa aku bersedekap dan cemberut. Mengecewakannya. Karena toh hujan harus dibuat mengerti kehadirannya kali ini berbuah penolakan.

kali ini hujan sama sepertimu bukan?

This entry was posted by rumaisa.

2 thoughts on “Hujan Jangan Datang

  1. Aku selalu merindukan hujan. Seandainya hujan membuatKu mampu mendinginkan pikiranKu. Aku merasa gerah jika Ia belum juga datang. Padahal Aku takut untuk merindukannya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: